Memilih Jurusan (part 2)
Beberapa hari kemudian mulai banyak alumni yang dateng ke sekolahan, buat mempromosikan universitas, institut, akademi mereka. Mereka semua mempromosikan apa aja yang ada di kampus mereka, jurusannya apa aja, kehidupan kampusnya kaya gimana, dll. Kebanyakan sih yang dateng dari PTN dan sekolah ikatan dinas.
Setelah mendengarkan promosi dari beberapa kampus, sekarang giliran Undip yang mempromisikan kampus mereka. Pada saat sesi tanya jawab, aku nanya ke mereka seputar jurusan teknik sipil dan di jawab sama mereka. Pulang dari sekolah aku diskusiin lagi sama ibuku, tentang teknik sipil dan kata ibuku
"ya terserah kamu aja, toh kamu juga yang mau ngejalanin"
Aku masih bingung, keesokan harinya adalah giliran anak UGM yang promosi. Di sesi tanya jawab aku juga nanya-nanya lagi tentang teknik sipil juga. Dan kali ini dijawab sama kakak kelas yang aku kenal. Aku agak sedikit mantap buat masuk ke Sekolah Vokasi UGM Teknik Sipil karena salah satu kakak kelasku cerita, kalo dia tuh ga nyangka sama sekali kalo dia bakalan masuk UGM. Karena dia selama belajar di SMA awur-awuran, dan hampir setiap ulangan dia remidi (dan aku tahu sendiri). Karena ceritanya dia aku tambah yakin kalo aku bisa, dan temen-temenku juga ngeyakinin aku.
"Udah de, kamu masuk SV UGM aja." Kata Vera mencoba memberi semangat.
Tapi aku mulai berfikir kalo aku ambil D3 kan abis itu mesti nerusin ke S1. Jadi percuma aja dong aku kuliah 3 tahun, kalo masih harus ngelanjutin S1 lagi selama 4 tahun. Waktuku habis buat ngejar S1 tok. Jadi aku ga jadi ambil SV UGM. Dan setelah itu ada promosi dari anak Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Dan selama mereka promosi aku ga tertarik sama sekali, karena aku ga ada niatan sekolah sama sekali disitu. Karena deket dari rumah, aku kan penginnya sekolah yang jauh dari rumah biar lebih mandiri. Padahal, di Unsoed ada Teknik Sipil tapi aku ga tertarik sama sekali. Karena waktu aku lagi di gereja dan ngobrol-ngobrol sama temen-temen gerejaku, ada salah satu temenku yang juga mau masuk ke sana. Dan aku ngga mau masuk ke sana soalnya males kalo aja sekelas sama dia, abisnya dia gajebo. Dan kayanya yang masuk teknik kebanyakan lulusan STM yang notabene cowok semua. Aaaaaaa..... tidak....!!!
Setelah pusing-pusing memilih jurusan, dan tanya sana sini, akhirnya aku memutuskan untuk memilih Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Semarang. Karena memang aku sudah punya bakat di situ.
Setelah pusing-pusing memilih jurusan, dan tanya sana sini, akhirnya aku memutuskan untuk memilih Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Semarang. Karena memang aku sudah punya bakat di situ.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar