Wisata Kota Semarang
Hello guys,
Selamat datang kembali di blog gue, dan membaca lagi tulisan gue yang aneh ini. Tapi udah lah biarkan keanehanku merajalela. Haha. Gue sebenernya udah lama kuliah di Semarang, dari tahun 2015-2017, berarti udah dua tahunan lah. Tapi gue baru kemarin berkunjung ke tempat wisata yang ada di Semarang. Tepatnya waktu kakak gue main ke Semarang dan minta main ke tempat wisata. Akhirnya gue menjadi tour guide yang abal-abal banget. Mulai dari nyasar", ngelawan arus, sampe yang paling parah adalah ga tau pintu masuk padahal udah didepannya.
1. Sam Poo Kong
Tempat pertama yang gue kunjungin adalah Sam Poo Kong. Kenapa? Karena yang paling deket dari kosan gue. Gue nyampe ke sini sekitar jam tengah 4an, dimana matahari udah ga terlalu terik, jadi gue bisa bebas main tanpa takut item. Ga penting juga sih sebenernya info ini, abaikan saja. Back to topic. Sam Poo Kong ini berada di jalan simongan, sebelah barat kota Semarang. Dibangun oleh Laksamana Cheng Ho, konon ceritanya dahulu ketika beliau sedang berlayar melintasi pulau Jawa banyak awak kapalnya sakit. Jadi, beliau mendarat di Semarang dan memerintahkan anak buahnya untuk membuang sauh dan membangun masjid. Di sana juga ada makan juru mudi Laksamana Cheng Ho.
Tiket masuknya cukup murah yaitu Rp 8000 per orang cuma sampe luar dan foto". Dan Rp 28.000 per orang kalo mau langsung lanjut ziarah. Biasanya juga ada pertunjukan barongsai dan boneka China yang gede semacem kaya ondel", aku ga tau apa namanya. Parkir kalo motor Rp 2000, kalo mobil ga tau. Hehe
2. Kota lama
Setelah puas foto-foto di Sam Poo Kong, gue melanjutkan perjalanan ke daerah Kota Lama, yang ada di daerah Stasiun Tawang. Disini banyak bangunan lama yang bersejarah contohnya Gereja Blenduk, Stasiun Tawang, dll. Waktu sampe di sana, aku langsung parkir motor dengan sembarangan karena keburu pengin foto di sekitar gedung tua. Di sana kalian selain bisa foto dengan bangunan tua kalian juga akan menemukan objek foto yang menarik yaitu akar pohon. Ini beberapa foto gue sewaktu ke sana, sorry ya kalo alay.
Oiya, wisata ke sini tuh gratis. Ya klo kalian ketemu tukang parkir berarti harus bayar parkir.
Nah itulah cerita jalan" gue. Next time kalo jalan" lagi bakalan gue sambung lagi.
See you ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar