Curug Gomblang
Hello guys,
Apa kabar nih? Aku sih berharap kalian baik-baik aja ya, meskipun mungkin ada ya ga baik karena masih tenggelam dalam kisah masa lalu. Oke, back to topic, aku disini mau nyeritain pengalaman liburan waktu tahun baru kemarin. Aku pulang kampung ke kampung halaman di Kabupaten Banyumas lebih tepatnya di Kecamatan Kalibagor. Di Banyumas lagi ada tren yaitu munculnya tempat wisata baru yang patut buat dikunjungin, salah satunya adalah Curug Gomblang. Curug Gomblang ini tergolong tempat wisata yang baru yang ada di Banyumas karena baru ngehitz sekitar pertengahan tahun 2016. Aku ga begitu paham rute untuk menuju ke curug ini, karena aku cuma ngikutin bapak sama mbakku yang naik motor di depan (ya meskipun mereka kesasar-sasar, tapi ya udah lah ngikut aja). Menurut wikipedia curug ini berada di Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas (tolong koreksi kalo salah, hehe). Aku ke sini dalam rangka liburan akhir tahun, dan diajakin ortu buat ke sini, kami sekeluarga pergi ke curug naik motor karena lebih hemat dan medannya juga ekstrem (sebenernya sih karena belum punya mobil pribadi). Jalan untuk menuju ke curug ini sih aku rasa cukup susah ya buat dijangkau, soalnya harus melewati perkampungan warga dulu dan ga ada plang penunjuk jalan yang cukup jelas. Jadi kalo mau kesini perlu didampingin sama orang asli Banyumas, kalo ga ya yang udah pernah ke sini.
Tiket masuk ke objek wisata ini adalah Rp 5000 dan parkir motor Rp 2000 (kalo ga salah). Di sini disediain selfie deck yang tiketnya Rp 2500 dan nanti setelah membayar tiket, kalian bakalan dikasih nomer antrian sama petugasnya. Trus nunggu dipanggil (kaya di puskesmas), kasih aja hp kalian ke mas-masnya dan mas-masnya dengan senang hati akan motoin kalian. Kalian tinggal bergaya aja di atas selfie deck, tapi inget alas kaki harus dilepas ya, takut kotor mungkin atau mungkin ada batas sucinya? Ditempat wisata ini kalian bisa menikmati segarnya alam pegunungan dan air curug yang seger banget. Untuk menuju ke curug ini, kalian harus menuruni tangga curam yang terbuat dari batu, kalo turunnya sih ga berasa cape, tapi naiknya itu loh ENGAP boss. Setelah sekitar beberapa menit menuruni tangga, sampailah kita ke curug. Disekar curugnya ada sungai dimana ada batu-batu besar, dan bisa dijadiin buat spot foto-foto. Disekitar curug itu juga disediain bangku-bangku dari bambu dan juga beberapa tempat sampah. Ada juga warung yang menyediakan makanan khas Banyumas yaitu mendoan dan beberapa makanan dan minuman lainnya. Makanannya juga cukup murah dan terjangkau. Disana juga disediain mushola dan juga kamar kecil.
Ada beberapa hal yang perlu gue kritisi disini yaitu jalan yang masih jelek. Aku akuin jalan buat menuju ke lokasi curug emang jelek banget. Dimana jalannya cuma disusun dari batu-batu yang kaya dibuat pondasi rumah, dan kalo naik motor bisa miring kiri, miring kanan ga jelas. Dan jalan selanjutnya yang ditempat parkir itu malah dari tanah liat yang kalo ujan jadi lembek banget. Tapi kata mas-mas parkir sih tahun ini jalannya mau diperbaiki soalnya pak bupati sama bu bupati udah survei ke situ. Berwisata disini cukup menyenangkan dan tidak menguras kocek. Aku cukup bahagia bisa berlibur ke sini, karena gue bisa menikmati segarnya alam pegunungan.
Sekian ulasan perjalanan dari saya, ditunggu komennya. Makasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar